Blog arsip serta Bermacam macam dokumen Pribadi dan Pekerjaan Vivia

Latest Post

1:42:00 PM 3

GENERATE PREFILL / General Prefill...? yah tentu anda tidak asing denga kalimat tersebut apa lagi kalo shobat adalah Operator sekolah. Itulah yang harus di lakukan apa bila Aplikasi Dapodikdas yang ada di Laptop anda mengalami masalah yang tidak bisa di lakukan dengan me restore data backupan. Kalau dahulu yang bisa melakukan hanya Operator Pusat, Operator Dinas Kabupaten serta beberapa Operator yang di percaya dan di tunjuk untuk melakukan generate prefill , kini Operator sekolah pun asalkan punya sedikit pengetahuan dan keberanian di dunia Online, maka dia akan bisa secara mandiri melakukanaya. Akan tetapi bila anda ragu, sebaiknya  anda menyerahkanya kembali dengan meminta bantuan kepada Operator Dinas Kabupaten serta yang di tunjuk.

Pertimbagan awal kemungkinan dahulu tidak di sebar info ini, mengingat mungkin Kemampuan Operator Sekolah di nilai beberapa Pihak belum punya Kompetensi mengingat Operator sekolah memang pada awalnya tidak Pernah di didik secara khusus menangani hal tsb, atau mungkin Pengembang menghawatirkan data kita yang sudah di kerjakan akan mengalami masalah. Ini memang wajar di lakaukan karena kalo sampai bermasalah, maka akan repot semuanya.
OpS hanyalah seorang yang Digaji secara sukarela dibawah 200 ribu bahkan 100 ribu perbulan yang di pekerjakan untuk mengolah data yang padahal sebenarnya data tersebut adalah data fital dari sebuah Instansi/Lembaga. Kenapa saya katakan vital.? karena di dalam aplikasi tsb ternyata memuat data rinci sekolah, data siswa bahkan data Pribadi Guru secara keseluruhan. Ok itu hanya Perkiraan Lho...!

Kembali ke topik Bahasan...!
MASUK ke alamta yang telah di tentukan Pengembang Dapodik
setelah masuk akan di bawa di mari
  1. Pilih media atau sarana apa yang ingin di pergunakan dengan mengklik segi 3 hitam, maka akan ada 2 tab muncul di bawahnya,
  2. apa bla anda menggunakan NPSN maka tinggal arahkan Kursor anda di NPSN atau 
  3. Anda adalah Operatornya sekolah tsb yang mengetahui kode registrasinya...?mak bisa memilik KODE REGISTRASI seperti gambar di atas.
  4. PERHATIKAN  nomer 4 itu adalah tombol exekutornya.... nanti di lakukan setelah anda memilih  gambar no.2 atau no.3
    Next---------->>
  1. Berhubung tadi saya memilih Media NPSN maka akan saya tuliskan NPSN yang akan saya kerjakan maka saya tuliskan di tab Kode, bila anda tadi memilih media Kode registrasi, maka tuliskan Kode registrasi Aplikasi anda pada Tab Kode tsb. (Perhatikan Gambar dan panah merah).
  2. Setelah selesai input tab Kode, maka lakukan execusi dengan mengklik Tombol GENERATE
    Next----------->>
  1. INILAH saatnya kita menunggu hasil Generate yang kita lakukan, Perhatikan Panah Merah, itu sebenarnya sudah di akir langkah yang saya shot, jadi seperti gambar itulah gambar dan keteranganya.
  2. Next------------->>
Ini tandanya kita telah berhasil melakukan Gereal Prefill ....! Mudah kan...? Setelah itu silahkan anda cek data apa saja yang berhasil anda generate di data best Dapodik,
  1. Pada Panah Nomer 2 menunjukan Keterangan Tentang Generate Prefill
  2. Pada Gambar Nomer 3 adalah data yang saya maksudkan yang bisa di cek, kira kira data apa saja yang di perbaharui. Cek sampai bawah karena banyak item yang di perbaharui.
  3. Kemudian apa ini selesai...? yah selesai untuk generate prefillnya, 
  4. Dounloadlah prefill anda dengan Klik Pada Gambar nomer 4
  5. Prefil yang di unduh
  6. Buka pada segitiga persisi seperti pada Panah Nomer 6
  7. Buka Folder, dan di sanalah Hasil Prefil anda, Silahkan Anda Copy dan Pastekan Ke Drive C:/prefill_dapodik.
Browser yang saya Gunakan Adalah google chroom.
Demikian yang dapat saya shere, Kalo ada kata serta sesuatu hal yang kurang berkenan saya mohon maaf.
Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita.
Salam satu Data.

11:23:00 AM 2

Seorang cadel ingin membeli nasi goreng yang sering mangkal di dekat rumahnya. 
Cadel:"bang, beli nasi goleng satu.

Abang:"apa...?" (.....ngeledek.) 

Cadel:"Nasi Goleng!
Abang:"Apaan...?(.....Ngeledek lagi.)
Cadel:"Nasi Goleng!!!"
Abang:"ohh nasi goleng..." Sambil ditertawakan oleh pembeli yang lain dan pulanglah si cadel dengan sangat kesal. Sesampainya di rumah dia bertekad untuk berlatih mengucapkan "nasi goreng" dengan benar. Hingga akhirnya dia mampu mengucapkan dengan baik dan benar
Hari ke-2. 
Dengan perasaan bangga, si cadel ingin menunjukkan bahwa dia bisa mengucapkan pesanan dengan tidak cadel lagi
Cadel:"bang...,saya mau beli NASI GORENG, bungkus!!!"
Abang:"ohh...pake apa?"
Cadel:"...pake telol..." Sambil sedih...
Akhirnya kembali dia berlatih mengucapkan kata "telor" sampai benar.
Hari ke-3.
Untuk menunjukkan bahwa dia mampu, dia rela 3 hari berturut - turut makan nasi goreng:
Cadel:"bang..., beli NASI GORENG, Pake TELOR!!! Bungkus!"
Abang:"ceplok atau dadar ?"
Cadel:"dadal..."
Dengan spontan.Kembali dia berlatih dengan keras.
Hari ke-4. 
Dengan modal 4 hari berlatih lidah hari ini dia yakin mampu memesan dengan tanpa ditertawakan.
Cadel:"bang...,beli NASI GORENG, Pake TELOR, di DADAR!"
Abang:"hebat kamu "del, udah nggak cadel lagi nich, harganya Rp.2500 del."
si cadel menyerahkan uang Rp.3000 kepada si abang, namun si abang tidak memberikan kembaliannya, hingga si cadel bertanya:
Cadel: "bang.., kembaliannya?"
Abang: "oh iya, uang kamu Rp.3000, harganya Rp.2500, kembalinya berapa del?" sambil senyum ngeledek. Si cadel gugup juga untuk menjawabnya, dia membayangkan besok bakal makan nasi goreng lagi.
Tapi akhirnya dia menjawab:"...GOPEK!" Sambil tersenyum penuh kemenangan.
Cerita ini hanya sebagai hiburan serta Inspiratif, jika kebetulan ada kesamaan nama, Tempat dan Profesi itu hanya kebetulan semata.
Sumber : Ibiza Monarchi

4:38:00 PM
Dapodik memang pantas menjadi Trending Topik di tengah suasana dan kondisi yang semakin maju, terutama Dunia Pendidikan. Ini bukanlah hal baru, terutama bagi Operator yang sampai saat ini baru dapet SK Kepala Sekolah.
Setelah sebelumnya ada Pelatihan tentang Dapodik, baru baru ini pun kembali di gelar Pelatihan Dapodik Kembali. Semua memang wajar dan harus di lakukan dengan tujuan tentunya untuk mendukung JARKON Dapodik "SATU NUSA, SATU BANGSA, SATU DATA BERKUALITAS" seperti yang ramai bergaung di setiap Group pada jejaring sosial.
Demikian hasil ulasan Hasil PELATIHAN DAPODIKDAS JUNI 2014 DI HOTEL ANGGREKdiHotel Mega Anggrek, Jakarta Barat 4 - 7 Juni 2014 :
  1. Untuk mapel mulok dikurikulum 2013 belum ada keputusan yang jelas apakah Mulok bahasa lampung dan mulok sulam tapis yang sampai sekarang belum diakui aplikasi dapodikdas akan berlanjut sampai terbit aplikasi dapodik versi 3.0, jawaban tim pengembang aplikasi dapodikdas mereka belum menerima keputusan dan kejelasan dari pihak P2TK dan dirjendikdas tentang kedua mapel tersebut.
  2. Ditahun 2015 diharuskan PTK (guru) memiliki ijazah S-1/sarjana, jika PTK belum sarjana bisa jadi akan dialihkan menjadi tenaga administrasi (TU).
  3. Masalah Mapel TIK di kurikulum 2013 lagi dibahas dirjendikdas dan P2TK agar bisa di ikutkan dalam pembelajaran dengan arahan seperti guru BK, JJM disesuaikan jumlah siswa, atau guru TIK mengajar SMA/SMK.
  4. Untuk tugas tambahan kepala sekolah JJM diisi dengan 18, Wakil Kepala sekolah/Kepala Laboratorium/Kepala Perpustakaan diisi dengan 12 selain itu JJM 0 (PLT kepsek, Tenaga Perpustakaan)
  5. Misalnya PTK A(matematika) salah entry data mengajar di rombel 7A seharusnya 7B sedangkan di rombel 7A diajar oleh PTK B(matematika juga yg sudah sertifikasi dan sudah SK dirjen) JJM matematika di rombel akan terkunci, solusi agar bisa di buka dan dikembalikan ke rombel asal (7B) kirim email ke tim pengembang (dhoni.dapodik@gmail.com) dengan subjek: JJM terkunci.
  6. Untuk yang mencari jam tambahan di luar dikdas agar datanya bisa masuk lembar tunjangan/info PTK caranya siapkan surat keterangan kepsek induk menerangakan bahwa PTK menambah jam diluar dikdas kemudian siapkan juga SK pembagian tugas mengajar sekolah cabangnya, kemudian bawa kelengkapan tersebut ke Operator P2TK kab atau operator sim tunj.
  7. Yang mengalami kesalahan entry data NPSN atau kode registrasi doubel bisa kirimkan email ke dhoni.dapodik@gmail.com subjek harus jelas misal: NPSN ganda, jadi tulis keterangannya NPSN yang benar (…) yang salah (….) berlaku juga untuk pengaduan masalah kekurangan sytem atau aplikasi dapodik.
Demikian informasi terbaru yang dapat kami bagikan semoga menjadikan manfaat bagi rekan-rekan yang masih mengalami kendala dalam melakukan pendataan Dapodikdas dan juga bisa menjadikan referensi untuk bisa lebih mudah dalam melakukan pendataan Dapodikdas untuk tahun ajaran baru.
Sumber : Albert Wahyu

ÉOó¡Î0 «!$# Ç`»uH÷q§9$# ÉOŠÏm§9$# ÇÊÈ  

ßôJysø9$# ¬! Å_Uu šúüÏJn=»yèø9$# ÇËÈ 
 
Ç`»uH÷q§9$# ÉOŠÏm§9$# ÇÌÈ  

Å7Î=»tB ÏQöqtƒ ÉúïÏe$!$# ÇÍÈ  

x$­ƒÎ) ßç7÷ètR y$­ƒÎ)ur ÚúüÏètGó¡nS ÇÎÈ  

$tRÏ÷d$# xÞºuŽÅ_Ç9$# tLìÉ)tGó¡ßJø9$# ÇÏÈ  

xÞºuŽÅÀ tûïÏ%©!$# |MôJyè÷Rr& öNÎgøn=tã ÎŽöxî ÅUqàÒøóyJø9$# óOÎgøn=tæ Ÿwur tûüÏj9!$žÒ9$# ÇÐÈ  



ARTINYA 
1. dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang[1].
2. segala puji[2] bagi Allah, Tuhan semesta alam[3].
3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
4. yang menguasai[4] di hari Pembalasan[5].
5. hanya Engkaulah yang Kami sembah[6], dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan[7].
6. Tunjukilah[8] Kami jalan yang lurus,
7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.[9]

[1] Maksudnya: saya memulai membaca al-Fatihah ini dengan menyebut nama Allah. Setiap pekerjaan yang baik, hendaknya dimulai dengan menyebut asma Allah, seperti makan, minum, menyembelih hewan dan sebagainya. Allah ialah nama zat yang Maha Suci, yang berhak disembah dengan sebenar-benarnya, yang tidak membutuhkan makhluk-Nya, tapi makhluk yang membutuhkan-Nya. Ar Rahmaan (Maha Pemurah): salah satu nama Allah yang memberi pengertian bahwa Allah melimpahkan karunia-Nya kepada makhluk-Nya, sedang Ar Rahiim (Maha Penyayang) memberi pengertian bahwa Allah Senantiasa bersifat rahmah yang menyebabkan Dia selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada makhluk-Nya.

[2] Alhamdu (segala puji). memuji orang adalah karena perbuatannya yang baik yang dikerjakannya dengan kemauan sendiri. Maka memuji Allah berrati: menyanjung-Nya karena perbuatannya yang baik. lain halnya dengan syukur yang berarti: mengakui keutamaan seseorang terhadap nikmat yang diberikannya. kita menghadapkan segala puji bagi Allah ialah karena Allah sumber dari segala kebaikan yang patut dipuji.

[3] Rabb (tuhan) berarti: Tuhan yang ditaati yang Memiliki, mendidik dan Memelihara. Lafal Rabb tidak dapat dipakai selain untuk Tuhan, kecuali kalau ada sambungannya, seperti rabbul bait (tuan rumah). 'Alamiin (semesta alam): semua yang diciptakan Tuhan yang terdiri dari berbagai jenis dan macam, seperti: alam manusia, alam hewan, alam tumbuh-tumbuhan, benda-benda mati dan sebagainya. Allah Pencipta semua alam-alam itu.

[4] Maalik (yang menguasai) dengan memanjangkan mim,ia berarti: pemilik. dapat pula dibaca dengan Malik (dengan memendekkan mim), artinya: Raja.

[5] Yaumiddin (hari Pembalasan): hari yang diwaktu itu masing-masing manusia menerima pembalasan amalannya yang baik maupun yang buruk. Yaumiddin disebut juga yaumulqiyaamah, yaumulhisaab, yaumuljazaa' dan sebagainya.

[6] Na'budu diambil dari kata 'ibaadat: kepatuhan dan ketundukkan yang ditimbulkan oleh perasaan terhadap kebesaran Allah, sebagai Tuhan yang disembah, karena berkeyakinan bahwa Allah mempunyai kekuasaan yang mutlak terhadapnya.

[7] Nasta'iin (minta pertolongan), terambil dari kata isti'aanah: mengharapkan bantuan untuk dapat menyelesaikan suatu pekerjaan yang tidak sanggup dikerjakan dengan tenaga sendiri.

[8] Ihdina (tunjukilah kami), dari kata hidayaat: memberi petunjuk ke suatu jalan yang benar. yang dimaksud dengan ayat ini bukan sekedar memberi hidayah saja, tetapi juga memberi taufik.

[9] Yang dimaksud dengan mereka yang dimurkai dan mereka yang sesat ialah semua golongan yang menyimpang dari ajaran Islam.




3:11:00 AM
Patch 208 Kembali di rilis oleh Pengembang Dapodik. namun ternyata aplikasi ini hanya di peruntukkan bagi yang mau update data saja karena pada Aplikasi, Struktur dan referensi tidak ada perubahan sama sekali. Dari reviw yang di dapat setelah INSTAL PATCH 208, ternyata data PD dan Data PTK yang kemarin / pada  saat Patch 207 yang menurut kabar mau di buka, pada Patch 208 ini masih tetap seperti sebelumnya. Artinya seandainya mau perbaikan data pada kedua item tersebut bila ada yang salah pun masih tetep mengalami kesulitan. Tetapi mari berfikir positif dan selalu menganggap ini adalah bagian dari yang menjadi tanggung jawab kita. Karena nantinya akan ada patch lagi yaitu aplikasi Dapodik Generasi ke 3, mari sama sama kita tunggu kedatanganya dengan sabar karena ternyata baru akan di louncing pada tahun ajaran baru. Bagi sekolah yang datanya sudah valid maka tidka perlu mengupdate ke 208 dan tunggu aja versi 3.0.0.
Dari salah satu hal yang di pahami, Patch 208 hanya fokus pada perpanjangan masa supaya aplikasi masih bisa di buka sampai akhir bulan juni/supaya tidak expired aja.

Dengan Patch 208 / Aplikasi yang saya gunakan, ternyata saya tidak dan belum berhasil syincron. Padahal sebelumnya lancar Syincron kendatipun hanya memakai Jaringan Yang punya Slogan Anti Lelet. 
Ada baiknya juga kita backup terlebih dahulu sebelum instal Patch 208,  ini di maksudkan agar apa bila terjadi kerusakan/gagal instal, maka Aplikasi yang kita gunakan masih punya cadangan untuk mengembalikanya ke dalam posisi/ keadaan semula.

Bagi yang penasaran ingin mencoba dan agar aplikasinya bisa di buka, maka saya rekomendasikan untuk mendounload di situs resminya: klik bawah sini

Atau mungkin anda kesulitan untuk akses situs resmi di atas karena faktor Jaringan, mungkin anda bisa mencoba Link koleksi yang saya gunakan di bawah ini. Tinggal Klik...!
http://www.mediafire.com/download/0pb133tt9pubeby/PatchDapodikdas208.exe

Akan tetapi apabila ternyata anda punya keyakinan bahwa aplikasi kita sudah baik, valid dan tidak ada perubahan, tidak ada kesalahan baik data siswa maupun lainya. maka ada baiknya untuk menunda instal patch 208. Bila terjadi hal yang tidak di inginkan saya sarankan agar anda menghubungi pihak terkait yang mampu mengatasi permasalahan anda.

Demikian Sekedar Shere dari apa yang saya fahami dan ketahui. Lebih kurangnya mohon maaf.
semoga bermanfaat.

6:45:00 PM 1

Sebelum melangkah dan sambil menunggu Lahirnya Patch 208, bagi anda Operator sekolah yuk mari kita flasback, supaya tau Aplikasi apa sih dan bagaimana perjalananya hingga sampai saat ini. Supaya kita jadi Kenal dan semangat dalam proses pengerjaanya. 

DAPODIK atau Data Pokok Pendidikan awalnya dimulai Pada Tahun 2006 dengan Sistem Pendataan Full Online dan dengan penyimpanan Data hasil Entry menggunakan Colocation Server salah satu provider Internet terkemuka di Indonesia (PT. Telkom Tbk)

Layanan Dapodik mulai dikembangkan pada tahun 2006 oleh Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri dikenal dengan Biro PKLN Depdiknas dimasa itu. Berikut rekam jejak perjalanan DAPODIK dari periode 2006 s.d 2011.
  1. Januari 2006. Kabiro PKLN (Bapak Gatot HP) sebagai pejabat baru di Biro PKLN menganalisa salah satu kendala dan hambatan utama proses perencanaan di lingkungan Depdiknas masa itu adalah ketersediaan data yang lengkap, akurat dan mudah diakses sebagai bahan penyusunan kebijakan program, evaluasi dan perencanaan Depdiknas.
  2. Februari 2006. Untuk melakukan identifikasi kebutuhan adanya ketersediaan data yang lengkap, akurat dan mudah diakses tersebut. Biro PKLN mengadakan serangkaian acara diskusi dan koordinasi dengan mengundang para ahli/pakar Sistem Informasi dari kalangan akademisi (Perguruan Tinggi) dan Praktisi TI serta melibatkan unit-unit kerja di lingkungan Depdiknas Pusat dan Daerah.* ) Kesimpulan umum dari serangkaian acara tersebut, antara lain: Depdiknas belum memiliki data referensi terpusat, teridentifikasi data yang bersifat utama/pokok meliputi: Sekolah, Siswa, Guru dan Kurikulum. Ada banyak pulau data yang antara satu dengan lainnya tidak terhubung. Metode pengumpulan data yang selama ini menggunakan mekanisme kuisoner manual kurang efektif dan efisien. Perlu dimutakhirkan memanfaatkan teknologi infomrasi terkini yaitu sistem pengumpulan data secara online real time layaknya sistem perbankan.
  3. Maret 2006. Hasil dari kesimpulan dirumuskan dalam wujud rencana membangun pusat referensi data nasional yang mencakup sekolah, siswa, guru yang disebut DAPODIK (Data Pokok Pendidikan). Adapun untuk tenaga pendidik dan kurikulum akan dibangun di tahap selanjutnya. Sistem DAPODIK mengacu pada sistem perbankan yaitu yang bersifat real time online dan mencontoh implementasi layanan PSB Online yang marak diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten di masa itu.Untuk mendukung sistem Dapodik yang bersifat online dan real time tersebut dibutuhkan infrastruktur jaringan online skala nasional. Biro PKLN bekerjasama dengan Direktorat PSMK Mandikdasmen dalam upaya membangun jaringan online skala nasional tersebut yang lebih dikenal dengan nama JARDIKNAS untuk mendukung program DAPODIK.
  4. April s.d Mei 2006. Proses penyempurnaan sistem DAPODIK dan rencana pengembangan JARDIKNAS mulai intensif dilaksanakan. Di Biro PKLN dibentuk Tim Gugus Tugas Khusus untuk mengawal proses pengembangan dan implementasi DAPODIK dan JARDIKNAS. Tim Satgas Khusus ini lebih dikenal dengan sebutan Tim JARDIKNAS Biro PKLN daripada Tim DAPODIK Biro PKLN.
  5. Juni 2006. Rilis pertama DAPODIK mulai diperkenalkan kepada Dinas Pendidikan se Indonesia khususnya di bagian perencanaan dan program. DAPODIK telah disajikan secara online di Internet memanfaatkan jasa colocation server di salah satu provider Internet di Indonesia.
  6. Juli 2006. Proses pengadaan barang dan jasa JARDIKNAS mulai dilaksanakan hampir bersamaan dengan program INHERENT dari DIKTI.
  7. September 2006. Proses implementasi JARDIKNAS di 450 Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten dan 33 Provinsi se Indonesia mulai digelar oleh PT. Telkom sebagai pemenang tender.
  8. Oktober – Desember 2006. Program blockgrant pengumpulan data sekolah dan siswa mulai dilaksanakan ke seluruh Kota Kabupaten se Indonesia dalam rangka melengkapi data siswa dan sekolah pada sistem DAPODIK memanfaatkan koneksi JARDIKNAS. Serangkaian acara sosialisasi digelar di setiap provinsi dengan mengundang dinas pendidikan kota/kabupaten di wilayah provinsi masing-masing.
  9. November 2006. Data Center DAPODIK dimutakhirkan ditempatkan di kompleks senayan (Gedung C Lantai 7) dan Data Center Jardiknas di Colocation PT. Telkom.
  10. Desember 2006. Hasil kegiatan pengumpulan data telah mencapai 32 juta siswa dan 200 ribu sekolah di sistem DAPODIK. Infrastruktur JARDIKNAS telah selesai digelar di 450 Kota/Kabupaten dan 33 Provinsi.
  11. Januari – Februari 2007. Proses pemutakhiran data sekolah dan data siswa masih berlangsung di seluruh Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten se Indonesia dengan memanfaatkan sepenuhnya koneksi dari JARDIKNAS sesuai dengan rencana yang telah disusun pada awal tahun 2006 lalu.
  12. Maret – Mei 2007. Blockgrand tahap 2 untuk pemutakhiran data siswa dan sekolah kembali digelar.
  13. Juli 2007. Untuk pertama kalinya sistem DAPODIK memproses data kenaikan dan kelulusan secara otomatis sebagai bagian dari proses pemutakhiran data. Adapun proses validasi dan verifikasi status kelulusan dan kenaikan siswa dilaksanakan oleh Dinas Pendididikan secara online real time.
  14. Agustus 2007. Program SchoolNet mulai dipersiapkan untuk meningkatkan keterjangkauan akses JARDIKNAS hingga ke tingkat sekolah-sekolah. SchoolNet dirancang untuk mendukung akses DAPODIK hingga ke tingkat sekolah-sekolah. Terdapat dua jenis SchoolNet, yaitu: basis Speedy Telkom dan SchoolNet basis Wifi.
  15. September 2007. Tender JARDIKNAS periode ke-2 menjangkau 1100an node seIndonesia.
  16. April 2008. Program JARDIKNAS dipindah ke Pustekom dengan alasan Tupoksi. Termasuk DAPODIK juga dipindahkan ke PSP Balitbang. Tim Jardiknas (DAPODIK) Biro PKLN dibubarkan.
  17. Mei 2008. PSP Balitbang tidak kunjung menerima tanggungjawab pengelolaan DAPODIK karena lebih mementingkan program PADATI Web, sehingga DAPODIK tidak ada yang mengelola dan terlantar.DAPODIK tidak ada alokasi anggaran operasional dan pemeliharaannya di Biro PKLN karena seharusnya sudah dikelola oleh PSP Balitbang sebagai bagian dari paket pemindahan JARDIKNAS dan DAPODIK. Oleh karena itu pengelolaan DAPODIK disiasati dengan menyerahkan operasionalnya kepada Dinas Pendidikan melalui surat dari Kabiro PKLN tanggal 28 Mei 2008.
  18. Juni 2008. Terjadi kasus privasi data yang diprotes oleh para komunitas Blogger. Pihak Biro PKLN meminta bantuan Tim DAPODIK (ex Tim JARDIKNAS) untuk melakukan perbaikan dan pembenahan. Tim DAPODIK turun tangan untuk perbaikan dengan menutup akses privasi data.
  19. Juli 2008. DAPODIK boleh dikatakan tidak terkelola dengan baik karena PSP Balitbang tidak kunjung menerima DAPODIK. Pihak Biro PKLN meminta kerjasama dengan Tim DAPODIK (ex Tim JARDIKNAS) untuk memelihara DAPODIK secara sukarela. Tim DAPODIK menerima kerjasama tesebut untuk menjaga dan merawat pelayanan DAPODIK dengan dukungan dari SEAMOLEC. Oleh karena itu disebut Tim DAPODIK Biro PKLN.
  20. Agustus 2008. Kondisi JARDIKNAS yang dikelola oleh Pustekkom tidak stabil dan menyebabkan komplain dari pengguna DAPODIK. Tim DAPODIK Biro PKLN berinisiatif untuk mengaktifkan server cadangan DAPODIK di colocation Telkom untuk menjamin kehandalan dan kecepatan aksesnya.
  21. Desember 2008. Domain dapodik.diknas.go.id dan dapodik.depdiknas.go.id tidak bekerja dengan optimal, sehingga dibuat alternatif menggunakan domain baru yaitu: DAPODIK.ORG selain JARDIKNAS.ORG
  22. Februari 2009. Biro PKLN membentuk Tim Call Center DAPODIK untuk melayani para pengguna bekerjasama dengan Tim DAPODIK.
  23. September s.d November 2009. PSP Balitbang bekerjasama dengan Tim DAPODIK Biro PKLN untuk melakukan rekonsiliasi data NPSN sebagai bagian dari kegiatan Program Sertifikasi Sekolah. Melalui program tersebut secara resmi NSS diganti dengan NPSN.
  24. Maret 2010. PSP Balitbang akhirnya melakukan serah terima operasional dan pengelolaan DAPODIK dari Biro PKLN yang seharusnya dilakukan sejak awal tahun 2008 lalu. Hal ini untuk mendukung Program Sertifikasi Sekolah berbasis NPSN. Disepakati ada proses alih teknologi secara bertahap untuk pemindahan operasional dan pengelolaan DAPODIK ke PSP Balitbang. Sebagai tahap awal dilaksanakan pemindahan personal Tim Call Center DAPODIK dari Biro PKLN ke PSP Balitbang untuk menjaga kesinambungan layanan DAPODIK. Proses dan tahapan berkenaan dengan perangkat, sistem dan data akan dilaksanakan secara bertahap.
  25. Juni 2010. Tim Call Center DAPODIK di Biro PKLN dipindahkan ke PSP Balitabang sebagai bagian dari proses transisi dan alih teknologi secara bertahap untuk pengelolaan DAPODIK.
  26. Agustus 2010. Situs publik DAPODIK dimutakhirkan dengan menyajikan data per wilayah provinsi, kota/kabupaten hingga sekolah-sekolah.
  27. Oktober – Desember 2010. Rangkaian kegiatan alih teknologi dan pengelolaan DAPODIK kerjasama antara Tim DAPODIK Biro PKLN dengan PSP Balitbang sebagai bagian strategik persiapan pengelolaan lanjutan DAPODIK oleh PSP Balitbang mulai 2011.
  28. Oktober – Desember 2010. Tim DAPODIK Biro PKLN bekerjasama dengan PUSPENDIK untuk merintis pengelolaan data peserta UN yang terintegrasi dengan DAPOPIK dengan harapan dalam 3 tahun ke depan tidak perlu lagi ada pendataan berulang-ulang terhadap para peserta UN.
  29. Januari 2011. PSP Balitbang diubah menjai PDSP Kemdiknas dengan pimpinan baru dan tanggungjawab baru.
  30. Februari 2011. Dilaksanakan serangkaian pembahasan persiapan pengelolaan DAPODIK 2011 antara Tim DAPODIK Biro PKLN dengan Tim DAPODIK PDSP sebagai tindak lanjut hasil kegiatan Alih Teknologi Dapodik akhir Desember 2010.Tim DAPODIK Biro PKLN merekomendasikan proses pengalihan operasional teknis dilaksanakan secara matang dan bertahap karena sistem DAPODIK sangat kompleks dan multi teknologi serta mengurangi resiko downtime sistem yang mengganggu layanan transaksi DAPODIK dari seluruh Dinas dan Sekolah seIndonesia.Sebagai pengalaman dari proses transisi Jardiknas 2008 lalu karena tidak ada proses transisi dan pendampingan dari Tim JARDIKNAS (DAPODIK) Biro PKLN ke Tim Pustekom yang memadai, akhirnya berdampak sistem layanan akses JARDIKNAS terganggu beberapa hari setelah proses pengalihan karena hal teknis sederhana yang tidak bisa diselesaikan oleh Tim Pustekkom. Tim DAPODIK Biro PKLN bersedia akan berbagi pengalaman dengan Tim PDSP selama proses pendampingan pengalihan operasional teknis hingga Tim PDSP telah dinilai siap secara teknis oleh Tim DAPODIK Biro PKLN untuk mengelola sistem DAPODIK secara mandiri. Kepala PDSP setuju menyepakati membentuk Tim Gugus Tugas Teknis bersama yang melibatkan kedua tim untuk koordinasi dan sinergi melaksanakan proses transisi teknis pengelolaan DAPODIK. Tim Gugus Tugas dimaksud tidak pernah terwujud karena tidak kunjung dibentuk oleh PDSP.
  31. Februari s.d Maret 2011. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan (PPMP) Kemdiknas bekerjasama dengan Tim DAPODIK Biro PKLN untuk menyediakan sistem transaksi Evaluasi Diri Sekolah (EDS) Online dari 29.000 sekolah se Indonesia.
  32. Februari – Maret 2011. Tim DAPODIK Biro PKLN bekerjasama dengan Tim BidikMisi Dikti dalam proses interkoneksi sistem untuk mendukung program BIDIKMISI Dikti Kemdiknas.
  33. Agustus 2011. Tim Call Center DAPODIK Biro PKLN yang ditugaskan di PDSP diberhentikan secara sepihak oleh PDSP tanpa ada koordinasi terlebih dahulu dengan Biro PKLN.
  34. September 2011. PDSP mengumumkan akan membangun sistem baru pengganti DAPODIK.org dan tidak bertanggungjawab lagi terhadap pelayanan pada DAPODIK.org yang dikelola oleh Tim DAPODIK Biro PKLN.
  35. Desember 2011. Tim DAPODIK Biro PKLN menghormati keputusan dan kebijakan PDSP. Agar tidak terjadi dualisme sistem DAPODIK dan karena program EDS Online PPMP yang terintegrasi dengan DAPODIK masih berlangsung hingga 31 Desember 2011. Tim DAPODIK Biro PKLN mengumumkan secara resmi akan menutup layanan DAPODIK per 1 Januari 2012.

Jadi Dapodik yang saat ini berjalan adalah kelanjutan dari Dapodik yang digagas Tim Biro PKLN.
dan atas dasar Instruksi Menteri Pendidikan Nasional No 2 Tahun 2011 Tentang Kegiatan Pengelolaan Data Pendidikan dengan Colocation server yang nantinya akan berpusat di Pusat Data dan Statistik Pendidikan dengan Nama Warehouse, Maka Masing-masing Direktorat Jenderal yang ada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membangun sebuah Sistem Pendataan dengan mengacu pada data Pendidikan yang ada pada Pusat Data dan Statistik Pendidikan sebagai Satu-satunya sumber (acuan) data pendidikan, untuk pelaksanaan Kegiatan, Kajian dan Pengambilan Keputusan.
Demikian Sejarah Awal Pendataan DAPODIK
Mohon Maaf jika ada kesalahan dan Kekurangan,
Sumber :
- DAPODIK
Noercholish Asir L

Sebenarnya ada apa sih dengan tanggal tersebut, kok semua pada membicarakan tentang tanggal itu. Sebenarnya tanggal 31 (hari ini) adalah data dimana seluruh jadwal syincronisasi untuk dapodikdas pada patch 207 mengalami expired. Semua memang wajar, karena sesungguhnya aplikasi yang baik adalah yang selalu terbaharui diantaranya dengan penambahan dan pengurangan vitur pada aplikasi. Menurut kabar yang berhembus, pada Patch 208 nanti, Nama Peserta Didik serta data tanggal lahir yang sudah di kunci pada versi sebelumnya akan di buka kembali, dengan tujuan diantaranya adalah untuk perbaikan data Peserta didik apa bila ada kesalahan pada Peng entrian data pada aplikasi versi sebelumnya. Karena Data Dapodik sebenarnya juga di gunakan untuk Penerbitan NISN peserta didik baru. Untuk Proses vervalnya kurang lebih bisa di lihat di CARA VERVAL NISN dan tentang kolomnya juga bisa di lihat di Penjelasan Kolom Verval NISN Setidaknya seperti itulah hal yang saya tangkap dari keadaan ini.
Bagi yang terbiasa dengan dunia Aplikasi dan pengguna Aplikasi, expired pada aplikasi bukan hal yang mengejutkan karena pada beberap Aplikasi yang ada pada Perangkat yang sering di gunakan pun mengalami hal yang serupa, hanya saja bedanya pada Aplikasi Skala tertentu masih bisa di gunakan namun sebenarnya vitur itu sudah tidak sempurna apa biladi pergunakan berkelanjutan. 

Yang mau kita bahas disini bukanlah itu. tapi terkait dengan TUNJANGAN sertifikasi yang pengirimanya melalui metode Syincron, baik melalui Syincron ke server dapodik langsung maupun syincron Backup Syincron Dapodik (BSD). 

Terkait tanggal 31 mei berikut penjelasan Bapak Tagor Alamsyah Harahap dalam status nya di salah satu media sosial.
Beberapa hal tentang tanggal 31 sebagai batas akhir pengiriman data dapodik

  1. Jika di info PTK atau Laporan Tunjangan Dikdas (LTD) datanya sudah valid semua namun SK belum terbit, maka tunjangannya tetap akan dibayarkan karena persyaratannya sudah dipenuhi baik untuk guru maupun pengawas.
  2. Jika guru sudah memenuhi syarat 24 jam dan linier, namun ada permasalahan dengan NUPTK dan NRG yang belum ditemukan atau belum valid, maka tetap akan diterbitkan SKTP dan tunjangannya akan tetap dibayarkan sejak januari setelah dilakukan perbaikan terhadap kesalahan tersebut.
  3. Jika point 17,18, dan 19 pada LTD sudah valid namun masih ada kesalahan pada point lain, maka tetap akan dibayarkan jika kesalahan tersebut sudah diperbaiki.
Intinya semua kesalahan masih bisa diperbaiki kecuali yang terkait pada point 17, 18, dan 19 (amanat pasal 15 PP 74 tahun 2008) tidak bisa ditawar dengan batas akhir 31 mei 2014.
Sampai saat ini batas akhir perbaikan data tetap 31 mei 2014 dan belum ada perpanjangan (H min 1). sumber : Tagor Alamsyah Harahap P2TK Dikdas

Terbitnya Undang-undang No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, memberikan dampak pada penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan dasar dan menengah yang semula dilaksanakan secara sentralisasi, menjadi diselenggarakan dan dikelola oleh Pemerintah Daerah Provinsi maupun Kabupaten atau Kota. Harapan yang menyertai terbitnya undang-undang ini, bahwa pendidikan dapat berlangsung sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.

Agar penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yang telah ditetapkan, maka Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dengan perubahan menjadi Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013, harus dijadikan pedoman dan perlu dipenuhi untuk menjamin mutu pendidikan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat. Dalam kerangka inilah, diperlukan tersedianya Tenaga Administrasi Sekolah yang mempunyai kompetensi yang diharapkan agar mampu membantu fungsi dan tugas kepala sekolah, guru, siswa dan stakeholder dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan sekolahnya.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Pasal 39 ayat (1)  menyebutkan bahwa tenaga kependidikan bertugas melaksanakan administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan, dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan. Selanjutnya, undang-undang ini dijabarkan dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pada Pasal 35 ayat (1) butir b, yang menyatakan bawa SD/MI atau bentuk lain yang sederajat sekurang-kurangnya terdiri atas kepala sekolah/madrasah, tenaga administrasi, tenaga perpustakaan, dan tenaga kebersihan sekolah/madrasah.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah yang dijabarkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2008, dijelaskan tentang standar kualifikasi dan kompetensi pelaksana urusan administrasi umum yang meliputi aspek kepribadian, sosial, teknis dan manajerial. Keempat kompetensi ini perlu ditunjang oleh kemampuan tenaga administrasi sekolah dalam memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk kelancaran pelaksanaan teknis yang mampu melaksanakan administrasi : 
(1) kepegawaian, 
(2) keuangan,
(3) sarana dan prasarana, 
(4) hubungan sekolah dengan masyarakat, 
(5) persuratan dan kearsipan, 
(6) kesiswaan, 
(7) kurikulum dam 
(8) layanan khusus. 
Kedelapan administrasi sekolah ini, menuntut penggunaan TIK dalam mendokumentasikannya.

Ruang lingkup materi Bimtek Pelaksana Urusan Administrasi Umum Sekolah Dasar/Madrasah, meliputi :
  • Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang Tenaga Pendidik dan Kependidikan Dasar, (Visi dan Misi Kemdikbud, dasar yuridis Tenaga Administrasi Sekolah pada SD/MI).
  • Administrasi sekolah berbasis TIK, meliputi Sistem Operasi, Pengenaman operasi Ms Office, Pengenalan Ms Excel, Pengenalan Internet, Aplikasi Sistem DAPODIK dan SIMPAK.
  • Administrasi Persuratan dan Kearsipan, meliputi penerapan peraturan kesekretariatan, pelaksanaan program kesekretariatan, pengelolaan surat masuk dan surat keluar, pembuatan konsep surat, pelaksanaan kearsipan sekolah, penyusunan laporan administasi persuratan.
  • Pendidikan Kepribadian, meliputi integritas dan akhlak mulia, etos kerja, pengendalian diri, rasa percaya diri, fleksibilitas, ketelitian dan tanggungjawab.
  • Konsep Administrasi Sekolah pada SD/MI/SDLB, meliputi pengertian, tujuan, prinsip-prinsip, manfaat, dan ruang lingkup administrasi sekolah dasar.
  • Administrasi Kepegawaian, meliputi pokok-pokok peraturan kepegawaian, prosedur dan mekasnisme kepegawaian, buku induk, DUK, registrasi dan kearsipan pegawai, format-format kepegawaian, proses pengangkatan, mutasi dan promosi, penyusunan laporan kepegawaian.
  • Administrasi Keuangan, meliputi pemahaman perturan keuangan yang berlaku, penyusunan RKAS, penyusunan laporan keuangan.
  • Administrasi Sarana dan Prasarana, meliputi pemahaman peraturan administrasi sarana dan prasarana, identifikasi kebutuhan, penyusunan rencana kebutuhan, inventarisasi, distribusi dan pemeliharaan, penyusunan laporan administrasi sarana dan prasarana.
  • Administrasi Hubungan Masyarakat, meliputi fasilitasi kelancaran komite sekolah, perencanaan program keterlibatan pemangku kepentingan, pembinaan kerjasama dengan pemerintah dan lembaga-lembaga masyarakat, promosi sekolah, penelusuran tamatan, pelayanan tamu sekolah.
  • Administrasi Kesiswaan, meliputi penerimaan peserta didik baru, kegiatan masa orientasi, pengaturan rasio peserta didik perkelas, pendokumentasian prestasi akademik dan non akademik, pembuatan data statisktik peserta didik, penginventarisan program kerja pembinaan peserta didik secara berkala, pendokumentasian program kerja siswa, pendokumentasian program pengembangan diri.
  • Administrasi Kurikulum, meliputi pengadministrasian standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, dan standar penilaian.
Bimtek Pelaksana Urusan Administrasi Umum Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah di Park Hotel Jakarta dan diikuti oleh lebih dari 150 peserta dari 17 provinsi sejak 28 Juni sampai 3 Juli 2013 yang di selenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Agak usang memang, tapi lumayan buat Menyegarkan Ingatan kita.

MKRdezign

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget